Jakarta – Persija Jakarta bergerak cepat memberi respon ketetapan PSSI yang kembali lagi meneruskan Shopee Liga 1 2020. Dalam tempo dekat, team berjuluk Macan Kemayoran itu akan berlatih.

Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus menjelaskan jika faksinya menyongsong positif lanjutan Shopee Liga 1 yang gagasannya akan dilanjutkan pada Oktober 2020. Bersaing ditengah-tengah epidemi virus corona harus harus diterima mengejar saran pemerintah untuk mengawali new normal atau tatanan baru.

“Kami menyongsong ketetapan PSSI dengan ketertarikan. Pemerintah sudah merekomendasikan kita hidup berdampingan dengan COVID-19. Walau demikian Persija memiliki komitmen semua komponen di Persija harus disiplin penuh akan prosedur kesehatan yang telah ada,” kata Ferry dinukil dari situs club.

Untuk kembali lagi mengadakan semua pekerjaan, termasuk juga latihan, Persija Jakarta tengah mempersiapkan prosedur kesehatan yang sesuai dengan standard. Macan Kemayoran merencanakan untuk melakukan eksperimen serta pemfokusan latihan (pelatihan centre) sesudah beberapa pemain bergabung.

“Langkah awal yang kami lakukan pasti persiapan latihan team sesuai dengan prosedurer kesehatan serta ada pengembangan baru sesuaikan adanya epidemi ini. Setelah itu kami akan memulai mengulas beberapa keperluan team seperti laga eksperimen serta pemfokusan latihan. Kami percaya Persija akan kembali lagi mengawali pertandingan masih dalam trend positif,” jelas Ferry.

Situasi Pemain Masih Fit

Ferry pastikan situasi pemain Persija Jakarta masih pada kondisi fit waktu kembali lagi berlatih kelak. Istirahat pertandingan semasa hampir empat bulan tidak membuat Ismed Sofyan serta teman-teman tinggalkan latihan pribadi.

“Walau seputar tiga bulan tidak berlatih bersama-sama, kami bisa pastikan situasi beberapa pemain sama dibandingkan awalnya. Mereka masih kita perintahkan untuk berlatih mandiri,” tutur Ferry.

“Hingga waktu latihan kembali lagi diawali, mereka langsung bisa menyesuaikan serta ikuti instruksi pelatih,” tambah pria yang memegang untuk Komisaris PT Liga Indonesia Baru (LIB) itu.

Leicester – Pemain tengah Chelsea, Ross Barkley, tidak senang dengan kemenangan 1-0 yang dicapai atas Leicester City pada perempat final Piala FA 2019-2020, Minggu (29/6/2020). Ross Barkley memandang The Blues banyak menyiakan kesempatan.

Berkunjung ke King Power Fase, Chelsea memperoleh desakan selama set pertama. Club bimbingan Frank Lampard selanjutnya lakukan tiga perubahan pemain sekaligus juga pada awal set ke-2.

Lampard menarik Billy Gilmour, Mason Mount, serta Reece James. Ia selanjutnya masukkan Cesar Azpilicueta, Mateo Kovacic, serta Ross Barkley.

Kedatangan beberapa pemain itu membuat permainan Chelsea dapat bertumbuh. Ross Barkley selanjutnya sukses menjebol gawang Leicester City di menit ke-63.

Kemudian, Barkley memperoleh banyak kesempatan untuk meningkatkan gol. Tetapi, di tersisa waktu pada set ke-2 tidak ada gol penambahan.

“Saya pikirkan kami tidak pada keadaan paling baik. Terdapat beberapa hal yang semestinya kami dapat kerjakan lebih bagus,” kata Ross Barkley seperti diambil BBC, Senin (29/6/2020) pagi hari WIB.

“Saat Anda masuk kotak penalti, ada kesempatan yang riil. Kami masuk kotak penalti serta tetap memperoleh kesempatan untuk cetak gol. Meskipun begitu, kami memenangkan laga serta itu yang penting,” tegas Ross Barkley yang bela Chelsea semenjak 2018.

Bertumbuh di Set Ke-2

Ross Barkley memandang kunci kemenangan Chelsea ialah perubahan permainan yang berlangsung pada set ke-2. Permainan Chelsea dia anggap bertumbuh dari set pertama yang dalam desakan.

“Pada turun minum, kami mengatakan tidak lumayan baik di atas lapangan. Selanjutnya kami sukses kuasai laga serta permainan makin lebih baik,” tegas Ross Barkley.

Kemenangan ini membuat Chelsea maju ke semi-final Piala FA 2019-2020. Chelsea mengejar Manchester United serta Arsenal yang telah pastikan diri di semi-final.

Sumber: BBC

 Manchester – Manager Manchester City, Josep Guardiola, menganalisa kompetisi Premier League musim depan.

Dia memandang jika supremasi Liverpool serta Manchester City akan usai musim ini. Dia menyebutkan jika musim depan akan makin susah memenangi EPL sebab team-team besar lain telah mulai bangun.

Dalam 3 tahun paling akhir, Premier League Inggris didominasi oleh dua team. Mereka ialah Liverpool serta Manchester City yang tetap berkompetisi ketat menjadi pemegang tahta Premier League.

Keberhasilan ke-2 team ini kelihatannya membuat team-team besar Inggris yang lain mulai bangun. Beberapa team seperti Chelsea serta Manchester United mulai berinvestasi dengan datangkan beberapa pemain teratas.

Pep yakini jika kompetisi menjadi juara Premier League musim depan akan makin susah.

“Saya pikir musim depan akan tidak sama dari sebelumnya,” tutur Pep yang diambil Sportsmole.

Pep mengaku jika team-team besar Premier League yang lain mulai memperlihatkan pertanda kebangkitan. Karena itu dia percaya Liverpool serta City tidak menguasai musim depan.

“Anda dapat melihat Chelsea mempunyai beberapa pemain yang hebat di scuad mereka. Saat ini mereka kehadiran beberapa pemain teratas seperti Hakim Ziyech serta Timo Werner.”

“Manchester United ikut bertumbuh, serta Arsenal bila memberi waktu pada Mikel Arteta karena itu dia bisa menjadi manager yang hebat. Ada Tottenham serta Leicester yang jalani musim yang hebat, begitupun dengan Wolves.”

Kebangkitan Lawan

Pep akui suka dengan kebangkitan beberapa lawan teamnya itu. Dia yakin jika team lawan makin kuat karena itu Premier League akan kembali pada hakekatnya untuk liga paling baik di dunia.

“Berikut fakta kenapa Premier League ialah liga paling baik di dunia. Semua team dapat menaklukkan anda serta tiap musim semua team bertambah kuat.”

“Berikut kenyataan di Premier League. Kami harus pikirkan langkah untuk menguatkan team kami musim depan.” katanya.

Walau Liverpool telah jadi juara EPL, tetapi kompetisi di Premier League masih ketat.

Ada seputar tujuh team yang masih tetap berkesempatan mendapatkan slot ke Liga Champions musim depan.

Sumber: Sportsmole

Solo – Sesudah Listianto ‘Bejo’ Raharjo mengunjungi rumah lahirnya Pasoepati, gantian Indriyanto Nugroho yang turut membersihkan kangen dengan supporter fanatik asal Solo itu.

Nama Indriyanto Nugroho pun tidak dapat dipisah untuk idola Pasoepati pada awal milenium.

Pria yang dekat dipanggil Nunung ialah pilar Pelita Solo, club yang disebut team waktu lahirnya Pasoepati tahun 2000. Semasa dua musim Nunung turut jadi sisi dari Pelita Solo sebelum pada akhirnya geser ke Cilegon dengan nama Pelita Krakatau Steel.

Nunung berkunjung ke rumah yang sekaligus juga tempat lahirnya Pasoepati yang berasal di Nayu Timur Nusukan, Kota Solo, Jumat (26/6/2020) siang. Dia tiba bersama-sama seorang rekan, serta diterima oleh Presiden Pasoepati, Mayor Haristanto.

Nunung masuk dalam satu ruang yang penuh masa lalu serta berisi beberapa atribut Pasoepati. Dengan cermat, dia lihat photo atau tulisan mengenai perjalanan Pasoepati semenjak awal berdiri. Dia demikian teringat bagaimana situasi publik Solo dengan kedatangan Pelita waktu itu.

Nunung bercerita besarnya apresiasi supporter Pelita Solo di saat itu, sampai prestasi yang terbayarkan dengan maju ke set delapan besar di Senayan. Satu panorama yang tidak dapat dia peroleh waktu Pelita masih berkandang di Ibukota Jakarta.

“Mengagumkan Pasoepati, harus saya mengakui. Supporter pertama yang memberi suport demikian besar pada Pelita. Saat di Jakarta main di Stadon Lebak Bulus, cuma ada banyak pemirsa yang tiba,

Buat Nunung, Pasoepati tidak bisa dia lupakan. Walau cuma dua musim bermain di kampung halamannya, Pasoepati lah yang dapat memberi suport penuh untuk Pelita.

Masa lalu di Manahan

Pria yang sekarang jadi asisten pelatih Tim nasional Indonesia U-16 ini juga menunjuk satu photo pertandingan Pelita Solo menantang PSIS Semarang pada 2000.

Waktu itu ialah pertandingan yang tentukan buat PSIS sebab kalah serta terdegradasi ke seksi satu. Sesaat, Pelita telah pastikan maju ke set delapan besar. Dianya harus mangkir dalam pertandingan itu sebab tidak ditinggal di mes Jakarta.

“Di Stadion Manahan atmosfernya edan. Saya masih ingat waktu keluarga yang ingin tonton ke Manahan,
jadi tidak dapat masuk sebab jam 13.00 siang ticket telah habis, bukti fanatiknya supporter Solo,” katanya.

“Selanjutnya saya masih ingat pertandingan di Yogyakarta serta Surabaya, Pasoepati dapat mengeluarkan anggotanya dengan skala besar di kandang musuh,” lanjut pemain Tim nasional Indonesia di Piala Asia 1996 ini.

Walau asli Kabupaten Sukoharjo serta belajar sepak bola di daerah Surakarta, Indriyanto Nugroho
akui benar-benar ingin meniti karier di tanah kelahiran kelak. Dia tidak menolak punyai kemauan melatih Tepat Solo serta kembali lagi bertemu dengan Pasoepati.

“Saya respek sama Pasoepati, mudah-mudahan tetap solid serta masih bawa virus perdamaian. Saya Pribadi satu waktu ingin membesut Tepat Solo, yang sampai saat ini belum kesampaian, walau saya orang Solo,” jelas bekas lulusan program PSSI Primavera ini.

Jakarta – Pasangan kakak-adik yang dapat saling meniti karier di liga sepak bola teratas dunia jelas tidak banyak banyaknya. Premier League untuk pertandingan sepak bola elite Inggris serta paling berkilau di dunia rupanya menyuguhkan panggung untuk aksi kaka-adik.

Kedatangan pasangan kakak-adik meningkatkan hebat Premier League. Mereka sempat bermain satu team serta mendapatkan keberhasilan bersama, serta ada pula sebagai lawan.

Meski begitu, performa mereka di atas lapangan masih karieronal. Posisi abang adik sesaat dibiarkan untuk mendapatkan keberhasilan dalam profesi semasing.

Laga yang menyertakan ke-2 bersaudara itu tetap ditunggukan. Tetapi, kompetisi kakak-adik itu cuma hanya di atas lapangan. Sesudah pertandingan, kedua-duanya pasti menjadi lagi abang adik normal seperti seseorang.

Kami kumpulkan beberapa abang-adik yang sempat memeriahkan Premier League. Di bawah ini ialah lima pasang kakak-adik yang sempat bermain satu team atau lawan di Premier League.

1. Bradley serta Shaun Wright-Phillips

Shaun Wright-Phillips serta adiknya, Bradley, saling lulusan akademi Manchester City. Shaun terlebih dulu promo ke team reguler Manchester City pada 1999, sedang Bradley mengejar pada 2004 bermain di Premier League.

Kedua-duanya pernah bermain bersama di Manchester City. Sekitar 11 laga Shaun serta Bradley bermain bersama-sama di Premier League.

Tetapi, Bradley kalah berkompetisi di Manchester City hingga cuma bermain semasa 2 tahun. Mengenai Shaun Wright-Phillips bermain di Manchester City sampai 2005 serta sukses mencatat 153 laga dan 26 gol.

2. Andre serta Jordan Ayew

Andre Ayew sempat bermain bersama-sama adiknya, Jordan, di Swansea City. Kedua-duanya mempunyai tempat yang lain, Andre bermain untuk pemain tengah serta Jordan jadi striker.

Tetapi, solidaritas kakak-adik pada sebuah team cuma berjalan sesaat di Swansea City. Andre serta Jordan Ayew tertera bermain bersama-sama dalam 10 laga Premier League.

Jordan Ayew pada akhirnya keluar ke Crystal Palace pada 2019. Mengenai Andre Ayew masih mengenakan seragam Swansea City walau pernah dipinjami ke Fenerbahce pada 2018-2019.

3. Rafael serta Fabio da Silva

Manchester United sempat mempunyai pemain kembar pada 2008. Mereka ialah Fabio serta Rafael da Silva.

Kedua-duanya sama-sama lengkapi sebab bermain di tempat yang lain. Fabio bermain di tempat bek kanan, sedang Rafael berperanan di tempat bek kiri.

Tetapi, profesi Fabio di Manchester United tidak berjalan lama sebab minim peluang bermain. Mengenai Rafael jadi jagoan di tempat bek kanan serta seringkali dimainkan.

4. Kolo serta Yaya Toure

Manchester City terlebih dulu datangkan Kolo Toure pada 2009. Kolo adalah pemain dari Pantai Gading yang berperanan untuk bek tengah.

Pada 2010, City selanjutnya datangkan adik Kolo yaitu Yaya Toure. Pemain yang berperanan untuk pemain tengah itu seringkali di turunkan daripada kakaknya.

Tetapi, kedua-duanya seringkali bermain bersama. Kolo serta Yaya Toure sempat bermain sekitar 47 kali dalam pertandingan Premier League serta sukses mendapatkan dua gelar di City dengan cara bersama yaitu Premier League 2011-2012 serta Piala FA 2010-2011.

5. Phil serta Gary Neville

Phil serta Gary Neville dapat disebutkan untuk pasangan abang adik yang sangat sukses di Premier League. Kedua-duanya sukses bermain bersama di Manchester United sekitar 181 pertandingan Premier League.

Kedua-duanya sukses persembahkan banyak gelar untuk Setan Merah. Phil serta Gary Neville sukses memberi Manchester United enam gelar Premier League, tiga gelar Piala FA, tiga gelar Community Shield, serta satu gelar Liga Champions.

Tetapi, Gary Neville seringkali bermain di Manchester United serta terhitung cuma meniti karier di Old Trafford selama profesinya. Mengenai Phil Neville pernah keluar serta bela Everton sampai pensiun pada 2013.

Sumber: dari beberapa sumber

Arema FC mulai bicara masalah peluang team-team luar Jawa berkandang di Malang semasa kelanjutan Shopee Liga 1 2020. Club berjuluk Singo Gila ini akui siap share kandang dengan tim-tim asal luar Jawa itu.

“Kami mempersilakan bila ada tim-tim asal luar Jawa yang akan berkandang di Malang,” sebut General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo.

“Tidak ada permasalahan. Toh, di Malang kan ada Stadion Kanjuruhan serta Gajayana,” tambahnya.

Menurut Ruddy, Arema FC benar-benar tidak rugi bila nanti harus share kandang. Serta, manager berumur 48 tahun ini memperjelas jika teamnya malah akan untung bila ada team lain yang berkandang di Malang.

“Jika main tandang kan kami tidak perlu jauh. Ini akan jadi memberikan keuntungan ,” katanya.

Awalnya, Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Sudjarno, mempersilakan tim-tim di Jawa ajukan wilayahnya untuk homebase buat tim-tim di luar Jawa.

PT LIB, selanjutnya, akan rapat mengulas situasi di wilayah tim-tim yang akan ajukan diri untuk tuan-rumah itu. Mereka akan tentukan tempat mana yang sangat mungkin untuk dapat mengadakan laga.

Suka Terpusat di Jawa

Selanjutnya, Ruddy menyongsong positif bila nanti pertandingan kelanjutan Shopee Liga 1 musim 2020 dipusatkan di Jawa. Menurut pria asal Madiun itu, ini dapat jadi langkah untuk mengecilkan efek paparan serta penebaran virus Corona.

“Sebenarnya, ini awalnya adalah saran kami. Waktu itu kami memikir bila memang semua berpusat di Jawa, Madura, serta Bali, karena itu untuk pertandingan tandang dapat manfaatkan tol Transjawa,” tutur GM Arema FC itu.

“Team-team yang berkunjung dapat memakai bis spesial, yang tentu saja semakin private dibandingkan fasilitas transportasi umum lain. Ini akan kurangi efek paparan atau penyebaran virus Corona,” dia menandaskan.

Sumber: Bola.net

Jakarta – Drama yang berlangsung enam tahun kemarin tidak bisa terulang kembali. Tiga point harus dicapai Liverpool saat melayani Cyrtsal Palace di Anfield buat percepat perolehan titel juara Premier League 2019-2020, Kamis (25/6/2020) jam 2.15 pagi hari WIB.

Enam tahun kemarin, persisnya Mei 2014, Liverpool yang sedang memburu gelar Premier League pertama kalinya harus menelan pil pahit. Unggul 3 gol, Crystal Palace yang bertindak selaku tuan-rumah dapat menyamai score jadi 3-3 pada set ke-2.

Hasil itu membuat mimpi team berjuluk The Reds itu harus sirna. Manchester City yang ada di tempat ke-2 dapat mendahului serta keluar untuk juara. Akankah drama itu kembali lagi terulang lagi musim ini?

Dalam pertandingan pertama kalinya di periode New Normal, Liverpool hanya dapat seimbang 0-0 di kandang si lawan sekota Everton. Disamping itu, rangking dua Manchester City beruntun menggebuk Arsenal 3-0 serta Burnley 5-0.

Kejelasan Liverpool juara juga kembali lagi terlambat. Bila terpeleset lagi, karena itu penantian pasukan Jurgen Klopp akan terus bersambung. Mereka pasti tidak menginginkannya.

Palace harus ditaklukkan dalam pertandingan kandang pertama mereka pasca-lockdown. Tetapi, itu tidak akan gampang.

Palace barusan menang 2-0 di kandang Bournemouth melalui beberapa gol Cedera Milivojevic serta Jordan Ayew. Dua pemain itu, Wilfried Zaha serta Christian Benteke, betul-betul harus dicermati oleh Liverpool.

Waktu menantang Everton, Klopp tidak ambil efek dengan Mohamed Salah yang belum bugar 100 %. Top scorer Liverpool itu tidak dimainkan. Tetapi, Salah dipercaya berkesempatan tampil untuk starter waktu temu Palace.

Dengan Salah, Sadio Mane serta Roberto Firmino di baris serang, kesempatan Liverpool untuk amankan point optimal akan semakin terbuka.

Head to Head

Head-to-Head (Premier League)

Pertemuan: 21

Liverpool menang: 13

Gol Liverpool: 47

Imbang: 3

Palace menang: 5

Gol Palace: 28.

5 Pertemuan Terakhir

23-11-2019 Palace 1-2 Liverpool (EPL)
19-01-2019 Liverpool 4-3 Palace (EPL)
21-08-2018 Palace 0-2 Liverpool (EPL)
31-03-2018 Palace 1-2 Liverpool (EPL)
19-08-2017 Liverpool 1-0 Palace (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Liverpool (K-K-M-K-S)

01-03-2020 Watford 3-0 Liverpool (EPL)
04-03-2020 Chelsea 2-0 Liverpool (FA Cup)
07-03-2020 Liverpool 2-1 Bournemouth (EPL)
12-03-2020 Liverpool 2-3 Atletico (UCL)
22-06-2020 Everton 0-0 Liverpool (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Palace (K-M-M-M-M)

08-02-2020 Everton 3-1 Palace (EPL)
22-02-2020 Palace 1-0 Newcastle (EPL)
29-02-2020 Brighton 0-1 Palace (EPL)
07-03-2020 Palace 1-0 Watford (EPL)
21-06-2020 Bournemouth 0-2 Palace (EPL).

Prediksi Formasi Pemain

Liverpool (4-3-3): Alisson; Robertson, Van Dijk, Gomez, Alexander-Arnold; Wijnaldum, Fabinho, Henderson; Mane, Firmino, Salah.

Pelatih: Jurgen Klopp.

Crystal Palace (4-3-3): Guaita; Van Aanholt, Cahill, Dann, Ward; McArthur, Milivojevic, Kouyate; Zaha, Benteke, Ayew.

Pelatih: Roy Hodgson.

Prediksi

Liverpool 55-45 Crystal Palace

Mateo Guendouzi tidak dapat sembunyikan rasa frustrasinya saat Arsenal diminta menyerah oleh Brighton dengan score 1-2 akhir minggu kemarin. Kekalahan itu jelas mempersulit buat The Gunners.

Hasil jelek ini menggarisbawahi kekurangan paling besar Arsenal musim ini. Mereka dapat unggul terlebih dulu, tetapi tidak berhasil jaga konsentrasi serta pada akhirnya harus terima comeback musuh.

Arsenal juga kehilangan penjaga gawang mereka, Bernd Leno, yang luka sesudah bertabrakan dengan Neal Maupay. Kejadian berikut yang membuat Guendouzi geram serta hilang kontrol.

Maupay sendiri telah coba mohon maaf pada Leno, tetapi Guendouzi kelihatannya betul-betul jengkel. Apakah yang berlangsung sesudahnya? Scroll ke bawah ya

Cekikan Guendouzi

Dua pemain ini kembali lagi bentrok sesudah wasit tiup semprit panjang. Siaran lagi jelas menunjukkan kejadian Guendouzi mencekik leher Maupay. Pemain tengah muda Prancis ini jelas frustrasi.

Walau begitu, wasit lagilagi tidak memerhatikannya serta VAR putuskan tak perlu ada aksi kelanjutan untuk kejadian itu. FA juga meluncurkan penyataan sah jika Guendouzi tidak diberi hukuman selanjutnya.

“Sikap Matteo Guendouzi semasa kejadian ini tidak nampak oleh wasit di saat itu, tapi selanjutnya dilihat oleh VAR, hingga dia tidak hadapi aksi selanjutnya. ”

Berarti, Arteta masih dapat memercayakan Guendouzi saat Arsenal mengunjungi Southampton tengah minggu ini.

Pembuktian Maupay

Kejadian Maupay versus Guendouzi ini pernah jadi pembicaraan hangat. Karena Maupay sendiri berani membuka suara pascapertandingan, menunjuk salah satunya pemain Arsenal kebanyakan bicara.

“Beberapa pemain mereka [Arsenal] harus belajar masalah kerendahan hati, terutamanya satu dari mereka. Ia terus bicara selama laga, tetapi cuma menjelaskan beberapa hal jelek,” papar Maupay.

“Saya tidak mau menerangkannya karena saya dapat ada dalam permasalahan. Ia bicara dalam bahasa Prancis karena ia memang orang Prancis.”

“Jadi saat saya cetak gol, saya cuma mengatakan: ‘Dengar, itu yang berlangsung saat anda kebanyakan bicara di atas lapangan,” tutupnya.

Sumber: Goal

Playmaker Inter Milan, Christian Eriksen akui benar-benar senang dapat menguatkan Nerrazurri. Dia berasa ketetapannya geser ke Italia itu adalah ketetapan yang pas.

Eriksen yang dikaitkan dengan beberapa club di bulan Januari tempo hari putuskan geser ke Italia. Dia tinggalkan Tottenham untuk masuk dengan Inter Milan.

Sebelumnya, Eriksen pernah alami kesusahan di Inter Milan. Tetapi perlahan-lahan tetapi tentu, dia mulai tampil menarik bersama-sama La Beneamata, diantaranya saat dia membuat assist buat Romelu Cederaku hingga teamnya menang 2-1 atas Sampdoria.

Eriksen mengaku jika sekarang ini dia telah mulai terlatih dengan sepakbola Italia. “Saat ini segala hal telah mulai lebih baik, serta saya pikir ketetapan saya tiba kesini [Inter] ialah ketetapan yang pas,” tutur Eriksen pada situs sah Inter MIlan.

Baca tanggapan komplet si playmaker berikut ini.

Memperoleh Pertolongan

Eriksen mengaku jika sebelumnya dia alami kesusahan untuk menyesuaikan dengan sepakbola Italia.

Tetapi dia akui memperoleh pertolongan dari banyak fans dan staff pelatih Inter hingga dia dapat beradaptasi secara cepat bersama-sama scuad Nerrazurri.

“Saya memperoleh sambutan yang hangat baik dari beberapa fans dan kawan-kawan segrup saya. Saya berasa bangga dapat ada di sini serta saya bangga sebab Inter inginkan saya.”

Kangen Fans

Eriksen akui sedikit sedih sebab harus bermain di stadion kosong sampai akhir musim kelak.

Dia akui benar-benar rindukan suport beberapa fans Inter Milan, tetapi dia memperjelas jika dianya harus melatih diri dengan keadaan itu.

“Saya sedih sebab tidak dapat merasai atmosfer yang dibuat oleh beberapa fans di stadion. Tetapi saya pikir kawan-kawan segrup saya telah mulai terlatih dengan keadaan ini.” katanya.

Tempel Ketat

Karena kemenangan ini, Inter sekarang ini telah kumpulkan 57 point serta tempati rangking tiga klassemen Serie A.

Mereka tertaut enam point dari Juventus yang ada di pucuk klassemen.

(Inter Milan)