Janji Kementerian Pemuda serta Olahraga untuk memantau serta mengikuti cabang olahraga dalam pemakaian budget pelatnas semasa epidemi Corona pada akhirnya direalisasikan. Aplikasinya mereka perlihatkan saat mengevaluasi latihan tenis serta atletik.
Berada di Stadion Madya, Senayan, Kamis (25/9/2020), team Kemenpora yang dikomandoi Deputi IV bagian Kenaikan Prestasi Olahraga Chandra Bakti ada langsung pastikan item-item kesibukan pelatnas yang dipakai Emilia Nova dkk.

Atletik memperoleh budget Rp 6,1 miliar untuk menampung 20 olahragawan, 15 pelatih, serta tujuh tenaga simpatisan. Mereka selanjutnya berangkat ke stadion lapangan tenis di GBK. Di teritori yang serupa, Aldila Sutjiadi cs lakukan pelatnas.

“Bapak Menpora RI dalam melihat MoU dengan cabang olahraga tetap mengutamakan keutamaan pemakaian budget dengan cara terbuka serta sesuai dengan ketetapan. Ini perlu dilaksanakan supaya pengendalian budget sesuai dengan ketetapan serta MoU yang telah disetujui serta tandatangani,” kata Chandra dalam info resminya.

Kemenpora tidak ingin cabang olahraga yang terima dana pelatnas mempunyai masalah di masa datang

Menurut Chandra, Termasuk juga waktu membuat laporan pertanggungjawaban pemakaian budget.

Diketahui, setiap cabang olahraga akan terima budget dalam dua term. Term pertama 70 % dari dana yang disetujui. Sesaat bekasnya akan diberi pada term ke-2. Dengan catatan laporan anggarannya beres.

“Kami semua ingin jalannya pelatnas lancar serta tidak ada permasalahan di masa datang. Bila ada kesusahan karena itu kami dari Kemenpora RI akan lakukan pendampingan,” katanya.

“Proses pemantauan serta pendampingan akan kita kerjakan ke semua cabang olahraga penerima dana pelatnas tahun 2020,” kata Chandra memperjelas.