http://68.183.183.3/ –Khabib Nurmagomedov suda pensiun dari UFC. Petarung asal Rusia itu memandang, dianya dapat menimbang naik octagon kembali berpenghasilan Rp 1,4 triliun.
Khabib memutus pensiun semenjak Oktober kemarin. Pria 30 tahun itu tutup profesinya dengan menaklukkan Justin Gaethje di UFC 254.

Kemenangannya pada Gaethje membuat Khabib punyai rekor 29 tanding tiada terkalahkan di UFC. Cuman perlu satu kemenangan kembali supaya genap jadi 30, tetapi The Eagles memutus pensiun.

Khabib memutus mundur dari UFC. Tetapi, isunya akan comeback lagi menghantui, karena almarhum ayahnya demikian pengin menyaksikannya meraih kemenangan ke-30.

Dikutip Marca, Khabib Nurmagomedov tidak tutup peluang dapat kembali lagi naik octagon. Dia memandang, bayaran mahal dapat membuat memikir ulangi.

“Bila anda pengin mengakhirinya, selesaikanlah. Tetapi yang paling kemungkinan ialah Dana menawari saya uang,” kata Khabib.

“Bila, misalnya, itu sebesar 100 juta dolar (Rp 1,4 triliun), akan susah membuat ketetapannya. Kita akan melihat apa yang ia pikir,” ucapnya.

Khabib menjelaskan, rumor dianya kembali lagi ialah hal yang lumrah. Ditambah, dia sempat berjumpa dengan Presiden UFC Dana White di Abu Dhabi beberapa lalu.

“Saya berpikir, itu suatu hal yang tetap akan menghantui sampai saya mati,” ucapnya.

Bila comeback, Khabib Nurmagomedov masih dihubungkan dengan Conor McGregor yang telah ditaklukkannya pada 2018. Tetapi, berulang-kali petarung Muslim itu menentangnya.

Khabib Nurmagomedov punyai rekor kemenangan 28-0 di UFC. Khbib belum terkalahkan selama ini, apa rahasianya?
Khabib Nurmagomedov adalah salah satunya petarung terbaik UFC sekarang ini. ‘The Eagle’, demikian julukannya ialah pemegang sabuk juara kelas enteng.

25 Oktober kelak, petarung asal Dagestan itu akan dites oleh Justin Gaethje untuk menjaga sabuk pemenangnya di event UFC 254 di Fight Island, Abu Dhabi.

Dikutip dari ESPN, belakangan ini Khabib Nurmagomedov diberi pertanyaan masalah rahasia suksesnya di UFC. Ia menjawab, dianya tidak bisa menjadi seorang ‘bos’.

“Itu ialah filosofi dari almarhum ayah saya. Walau Anda juara, entahlah sabuk hitam, atau entahlah pemegang sabuk emas, Anda tidak menjadi bos.

Anda perlu pelatih dan itu bos Anda,” katanya.

“Kata almarhum ayah saya, jika saya jadi bos karena itu saya akan kalah,” lanjut Khabib Nurmagomedov.

Abdulmanap Nurmagomdeov, ayah Khabib tutup umur pada awal bulan Juli tempo hari. Abdulmanap dikenali menderita penyakit jantung.

Khabib Nurmagomedov meneruskan, ia tidak sesukses saat ini tanpa layanan pelatih. Selain almarhum si ayah, Khabib dilatih oleh Javier Mendez,

di American Kickboxing Academy (AKA).

Karena itu, Khabib terus dengar apakah yang dianjurkan oleh pelatihnya (yang sekarang tinggal Javier Mendez). Khabib juga terus meningkatkan diri.

“Dalam pemikiran, Anda tetap harus ada di sabuk putih. Anda harus terus pelajari suatu hal yang bisa tingkatkan diri,” keras Khabib.

“Saya masih belajar hal baru baik itu ibarat sepakan, pukulan, penguncian, serta yang lain. Jangan pernah Anda membatasikan diri kita serta dengarkanlah ‘bos’ Anda,” tutup Khabib Nurmagomedov.