Chelsea Jangan Mimpi Juara dengan Baris Belakang Demikian

Posted on

Chelsea memang punyai baris serang mengagumkan serta dapat berkompetisi di jalan juara Liga Inggris. Tetapi, hal tersebut tidak mungkin bila tidak diimbangi baris belakang yang kompak.
Di bursa transfer musim panas lalu, Chelsea memang menggandeng Hakim Ziyech, Timo Werner, serta Kai Havertz, untuk membuat baris serang yang ditakutkan. Menyaksikan materi itu, jelas trio pemain baru itu ditambahkan Christian Pulisic serta Mason Mount dapat membuat Chelsea berkompetisi di kelas atas.

Selama ini, baris serang Chelsea itu telah membuahkan 13 gol dari 5 pertandingan berakhir. Hanya kalah atas Everton, Tottenham Hotspur, serta Liverpool. Meskipun begitu, Chelsea sekarang masih ada di urutan ke-8 klasemen Liga Inggris.

Mereka baru 2x menang, 2x seri, serta sekali kalah. Semestinya dengan pembelian mengagumkan lalu, Chelsea dapat pancal gas sejak dari awalnya. Tetapi, pasukan Frank Lampard itu masih memiliki masalah di baris belakang.

Gawang Chelsea yang dikawal Kepa Arrizabalaga, Willy Caballero, serta Edouard Mendy, telah kecolongan 9x. Bahkan juga hadapi team seperti West Brom serta Southampton, gawang mereka bungkusukan keseluruhan 6 gol.

Paling akhir, akhir pekan tempo hari waktu keunggulan 2 gol Chelsea dipotong Southampton sebelumnya pada akhirnya usai seimbang 3-3. Bila masalah di baris belakang itu tidak dibenahi, karena itu Chelsea dapat ucapkan selamat tinggal ke titel juara Liga Inggris.

“Tidak, Chelsea bukan lawan titel juara,” tutur mantan striker Chelsea, Jimmy Floyd Hasselbaink, ke Sky Sports.

“Mereka kecolongan banyak gol. Membahagiakan rasa-rasanya bila kita menyaksikan mereka menyerbu dengan pemain seperti Mason Mount serta Werner,” sambung Hasselbaink yang menguatkan Chelsea di zaman 2000-an.

“Tetapi, pertahanan mereka mencemaskan sekali. Bila mereka tidak sanggup melakukan perbaikan bek tengah serta penjaga gawang, karenanya akan jadi permasalahan. Alisson dapat memberi banyak point untuk Liverpool, tetapi Kepa tidak. Chelsea harus melakukan perbaikan tempat itu,” tutup Hasselbaink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *